

Nama ilmiah kitosan oligosakarida adalah B-1,4-oligosakarida glukosamin. Kitosan merupakan produk oligosakarida yang diperoleh dengan mendegradasi kitosan menggunakan teknologi enzim biologis khusus. Berat molekul 3000 Da, kelarutan air yang baik, fungsi yang hebat, dan produk dengan berat molekul rendah dengan aktivitas biologis tinggi.
Kitosan memiliki daya larut yang lebih tinggi daripada kitosan, dan dapat larut sepenuhnya dalam air. Kitosan memiliki banyak fungsi unik, seperti mudah diserap dan dimanfaatkan oleh organisme hidup. Efeknya 14 kali lebih besar daripada kitosan. Oligosakarida kitosan adalah satu-satunya oligosakarida amino basa kationik bermuatan positif di alam dan merupakan selulosa hewan.
1. Memperbaiki lingkungan tanah
Oligosakarida kitosan dapat digunakan sebagai fungisida induksi untuk mengubah flora tanah dan mendorong pertumbuhan mikroorganisme yang bermanfaat. Oligosakarida kitosan juga dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap penyakit, serta memiliki efek imun dan mematikan terhadap berbagai jamur, hama, dan virus. Reproduksi massal mikroorganisme dapat mendorong pembentukan struktur agregat tanah, memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah, meningkatkan pemeabilitas dan kemampuan menahan air dan pupuk; dengan demikian menyediakan lingkungan mikro-ekologis tanah yang baik untuk sistem akar, sehingga berbagai unsur hara di dalam tanah dapat diaktifkan secara efektif. Hal ini dapat meningkatkan pemanfaatan unsur hara dan mengurangi jumlah pupuk kimia.
2.Menginduksi ketahanan tanaman terhadap penyakit dan stres
Oligosakarida kitosan, sebagai agen ketahanan tanaman, dapat secara efektif menginduksi ketahanan tanaman terhadap penyakit, meningkatkan kemampuan tanaman melawan penyakit, tahan terhadap dingin, suhu tinggi, kekeringan dan genangan air, salinitas, kerusakan akibat pupuk, kerusakan udara, serta ketahanan terhadap ketidakseimbangan nutrisi. Pembentukan lignin terinduksi. Lignin merupakan komponen utama dinding sel sekunder jaringan pembuluh tanaman, yang tahan terhadap degradasi mikroba. Oligosakarida kitosan dapat menginduksi lignifikasi di sekitar titik tanaman yang terinfeksi, membentuk penghalang fisik, sehingga mencegah atau menunda pertumbuhan dan penyebaran patogen ke jaringan normal di sekitarnya, dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap penyakit.
3. Dapat digunakan sebagai agen pelapis benih, agen pembalut benih
Pengatur pertumbuhan tanaman dan agen antibakteri dapat mendorong tanaman untuk memproduksi protein PR (sejenis protein yang diproduksi oleh tanaman yang dirangsang dan ditekan oleh patogen atau faktor lainnya) dan fitokimia, menggunakan amino oligosakarida sebagai komponen dasar untuk mendistribusikan pupuk kimia, Pengembangan agen pelapis benih baru dengan elemen jejak.
4. Pupuk fungsional tanaman
Oligosakarida kitosan berikatan dengan reseptor membran sel, menyalurkan sinyal-sinyal listrik, mengaktifkan berbagai jalur imun, menebalkan dinding sel, meningkatkan berbagai zat yang resistan dan bahan aktif dalam sel, serta merangsang tanaman untuk meningkatkan ketahanan dan mendorong pertumbuhan. Efek Oligosakarida kitosan digunakan dalam kombinasi dengan nutrisi yang diperoleh untuk memperoleh hasil terbaik.
Dosis yang Direkomendasikan untuk Produk Bubuk
Bubuk: Semprotan daun: 30-75g/ha (dosis optimal 75g) Irigasi: 300-750g/ha
Cairan: Semprotan daun: 300-750mlha Irigasi: 3-7,5Lha


